Investasi Emas

Emas telah dinilai dengan sangat tinggi untuk ribuan tahun, bukan hanya karena kecantikan dan daya tahannya, tetapi juga karena kemudahan dalam fungsi utilitasnya. Sebagai tambahan, emas lebih mudah didapatkan dalam bentuk murni dibanding logam lainnya.

Karena tingkat kelangkaannya, emas digunakan sebagai mata uang dan sebagai dasar bagi transaksi moneter internasional. Emas diekstrak dari kerikil atau dari kepingan batu dengan melarutkannya menggunakan air raksa atau melalui proses sianida. Emas dibersihkan dan kemudian dicairkan.

Bentuk paling langka dari emas adalah sebuah bongkahan. Bongkahan terbesar yang diketahui, dinamakan Welcome Stranger, dengan berat sekitar 70,8 kg, ditemukan tanpa sengaja, di Victoria, Australia, pada tahun 1869. Unit yang digunakan dalam hitungan berat emas adalah troy ounce (1 troy ounce setara dengan 31,1 gram).

Emas memiliki sejarah panjang yang sangat kompleks. Sejak pertama kali ditemukan, emas telah melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Sedari masa sebelum masehi sampai masa modern, emas memiliki peranan erat dengan ekonomi khususnya pada sisi moneter. Emas pernah digunakan sebagai alat transaksi seperti mata uang, dan banyak yang masih yakin sampai saat ini bahwa emas dapat diterima dimanapun tanpa batasan tertentu. Mata uang dunia pun pernah dipatok menggunakan valuasi emas, sebelum akhirnya ditinggalkan dan diganti dengan sistem moneter saat ini.

Bukan hanya itu saja, emas pun memiliki utilitas lain selain untuk perhiasan dimana penggunaannya digabungkan dengan jenis logam lainnya. Industri elektronik, komputer, kedokteran, dan penerbangan adalah beberapa sektor yang menggunakan emas dalam produk-produknya.

Dalam dunia keuangan dan investasi, emas dikenal sebagai investasi “jaga-jaga” yang memiliki manfaat terbesar ketika kondisi perekonomian sedang tidak menentu. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi investasi, kini emas bisa dijadikan sebagai salah satu investasi aktif utama untuk memperkaya portofolio sebuah investasi.

Pasar Emas Global
Utamanya ada lima pasar emas global besar. Mereka adalah New York, London, Zurich, Hong Kong, Sydney. Tingkat likuiditas di pasar-pasar emas ini sangatlah likuid. Dari kelima pasar tersebut, London adalah yang tertua dan memiliki basis yang sangat kuat. Mekanisme perdagangannya memiliki karakteristik masing-masing dengan berbagai jenis mata uang, namun umumnya menggunakan mata uang Dollar AS.

Dengan saling terhubungnya pasar-pasar emas ini, boleh dibiling jam perdagangan emas menjadi 24 jam non-stop. Harga bergerak naik dan turun sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada jam perdagangan global.

Pergerakan nilai dan harga emas bergantung pada sejumlah faktor. Beberapa faktor ini adalah nilai sejumlah mata uang, khususnya Dollar AS, harga komoditas lain seperti minyak, situasi ekonomi Negara maupun global dan perkembangan kondisi dunia seperti perang, politik, bencana alam, dan lain-lain.

Loco London Gold
Di dalam pasar komoditas istilah "Loco" berarti "di". Berasal dari bahasa latin Locus yang berarti tempat. Loco London merepresentasikan basis perdagangan dan penyelesaian emas dan perak internasional di London. Pelaksanaan pasar ini di bawah naungan London Bullion Market Association (LBMA), namun bukan bursa. Pasar emas London ini menurut catatan dimulai sejak abad 17.

London tumbuh mendominasi pasar emas pada saat emas menjadi mata uang utama. Pertengahan abad 19 menjadi momen bagi Inggris untuk mendominasi perdagangan dan keuangan dunia, sebagai sumber modal untuk pertambangan emas, dan menjadi standar emas mata uang lokal, British Pound. Sehingga London menjadi pusat perdagangan dan penyelesaian emas dunia.

Pasar emas London merupakan pasar Over-The-Counter yang berarti perdagangan dilakukan secara langsung antara dua pihak yang terlibat. Pasar OTC berlangsung selama 24 jam sehari dan sebagian besar perdagangan dilakukan melalui telpon atau sistem dealing elektronik.

Di pasar finansial global saat ini, perdagangan emas di London hampir terselenggara sepanjang waktu diseluruh dunia. Harga bid dan ask dikuotasikan secara terus menerus di dalam sistem informasi pasar finansial yang dapat diakses luas.

Harga emas sebenarnya ditentukan dua kali dalam sehari di London. Disini sejumlah bankir berkumpul dan menentukan harga emas, atau dengan kata lain menentukan berapa harga emas di waktu tertentu. Tentunya harga emas nantinya akan bergerak naik atau turun seiring dengan berjalannya waktu dan berubahnya faktor-faktor yang mempengaruhinya. Alasan dari penentuan harga ini adalah sebagai acuan atau patokan untuk menambah stabilitas. Semacam acuan bagi sektor keuangan. “Price fixing” emas ini sebenarnya dilakukan dalam mata uang Poundsterling dan kemudian dikonversikan ke mata uang lainnya, khususnya Dollar AS.

Selama ratusan tahun, emas telah dinilai sebagai mata uang global, komoditi, investasi, dan tentunya perhiasan. Seiring dengan perkembangan pasar keuangan pada dekade 1980 dan 1990-an, semakin banyak produk-produk keuangan yang dikembangkan dengan underlying asset-nya adalah emas.

Emas biasanya digunakan sebagai alat “jaga-jaga” ketika kondisi tak menentu. Hal ini masih berlaku sampai sekarang ini, namun emas juga mulai berkembang sebagai jenis investasi utama diluar pasar saham dan pasar uang.

Alasan investasi dalam emas:
• Safe Haven
• Lindung Nilai (Inflasi, Mata Uang)
• Diversifikasi Portofolio
• Manajemen Resiko

Home Artikel Investasi Emas

Lokasi Kami

1

Gedung Palma One Lt.12, Jln. HR Rasuna Said Kav X-2, Jakarta

2

Gedung WTC Lt.7, Jln. Jend. Sudirman Kav 29, Jakarta

3

Sampoerna Strategic Square Lt.20, Jln. Jend. Sudirman Kav 29, Jakarta

4

Jln. Langensari No.27, Klitren, Yogyakarta